Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

LDM, Karier dan Trimester Pertama Kehamilan

Memutuskan LDM Tiga hari setelah acara pernikahan pada 28 Oktober 2018, saya dan suami harus berpisah jarak. Jika kebanyakan pengantin baru akan menghabiskan waktu awal pernikahan dengan berbulan madu, maka itu tidak berlaku bagi kami. Saya harus kembali bekerja di Jakarta, sedangkan suami berkuliah di Jogja. Terlebih suami tengah struggling dengan tesisnya. Wish him luck ya! Hihihi.
Sebelum kami menikah, kami telah berdiskusi panjang soal kemungkinan menjalani long distance marriage (LDM) sementara waktu. Tentu banyak pertimbangannya -yang tidak bisa kami bagikan pada publik. Kami berdua sama-sama sepakat untuk menjalani dan menghadapi LDM sebagai bagian dari fase pernikahan. Kami sebut fase sebab berdasarkan pengalaman banyak orang, LDM sangat mungkin terjadi pada pasangan suami istri dalam kurun waktu tertentu selama mereka menikah.
Saya pribadi juga tidak pernah menyangka saya akan mengalami fase LDM secepat ini. Bukan perkara mudah! :( Tapi jika memang sudah suratan, maka kuncinya a…