Senja Ini Aku Merindumu, Ayah


Suatu senja di Yogyakarta

Senja semakin senja saja

Kuterawang makna di balik mega merona itu

Satu makna terselip dari pudaran khas warna emas

Rindu.

Padamu, Ayahku.

Berai hatiku lama tak bersua denganmu



Ayah, di usiamu yang semakin senja ingin rasanya aku menemanimu

dengan secangkir teh pahitmu

yang biasa kau teguk saat nikmati masa indah di tengah kesendirian

Kemudian aku dengan segala kesahku

Melukis harapku dalam belai hangatmu



Ayah, jiwa ini haus dengan kata bijakmu, dengan nasihatmu yang melegakan

Sesekali haus pula dengan amarahmu yang meletup – letup

Tidakkah kau rindu itu ayah?

Yah, senja yang maha indah itu akan selalu kunanti

Mungkin sampai senja usiaku pula






22 Juni 2014

Posting Komentar

Suggested Article to Read

LDM, Karier dan Trimester Pertama Kehamilan

Memutuskan LDM Tiga hari setelah acara pernikahan pada 28 Oktober 2018, saya dan suami harus berpisah jarak. Jika kebanyakan pengantin ...

My Instagram

Copyright © dianyuanitaw.com. Made with by OddThemes