Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015
- DULU - Seringkali pertanyaan beberapa teman di kampus muncul, "Hei, sibuk banget sih. Besok ikut main, yuk?" "Deuuh, Dian.. Anak gelanggangan banget, ya. Sibuk banget." " Yan, mbok leren sik. Rupamu pucet. " " Yan, mbok golek pacar. Ben nek neng ngendi-ngendi ora nyilih pit kampus. " dan pertanyaan lain yang pada intinya bak mencapku habis-habisan aku adalah orang yang sibuk. Tidak ada waktu untuk berha-ha-hi-hi, tidak ada waktu untuk memanjakan diri, tidak ada waktu untuk rehat. - SEKARANG - Tepat sesaat peralihan semester 5 ke semester 6, "Wah, nggak sibuk lagi sekarang?" "Nggak ngegelanggang lagi sekarang?" "Wah, ajiib. Dian mulai selow." "Kapan nikah, Yan?" *abaikan* dan pertanyaan lain yang pada intinya berkesimpulan pada aku sudah tidak punya kesibukan lagi. Pertanyaan-pertanyaan atau -sekedar- celetukan mereka kerap dilontarkan secara langsung saat kebetulan bertemu. Ada juga yang mem